Pada hari jumat, 30 November 2018, bertempat di ruang rapat Politeknik NSC Surabaya Gedung E Lt 4, berlangsung diskusi yang menarik antara pengurus yayasan dan unsur pimpinan politeknik. Materi diskusi yang dibahas adalah tentang digital class di era revolusi industri 4.0. Mengapa digital class menarik untuk dibahas, karena untuk pengantisipasi perubahan kebutuhan masyarakat terhadap layanan pendidikan tinggi. Dan yang lebih menantang yaitu adanya pertanyaan tentang bagaimana implementasi digital class pada pendidikan tinggi vokasi.

Dengan mempertimbangkan masukan dari berbagai sumber dan referensi dari kementerian ristekdikti, maka diskusi sampai pada kesimpulan bahwa digital class dapat diterapkan secara bertahap disesuaikan dengan infrastruktur dan sumber daya yang dimiliki. Solusi yang paling tepat dilaksanakan untuk tahun akademik 2019/2020 yaitu penggunaan metode pembelajaran blended learning, dimana terdapat perpaduan antara model pembelajaran tatap muka (praktik) dan model pembelajaran digital.

Diharapkan dengan penerapan blended learning ini dapat mengarah pada model pembelajaran vokasi yang ideal yaitu model apprenticeship, sehingga dapat menghasilkan lulusan yang fully skilled sesuai tujuan pendidikan tinggi vokasi.

 

Please follow and like us:
1
Categories: Rapat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.